Halaman

Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Pancasila. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pendidikan Pancasila. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 11 Januari 2014

HAK ANAK YANG TERAMPAS


Setiap orang dilahirkan merdeka, mempunyai martabat dan hak-hak yang sama.  Tidak terkecuali seorang anak, dimana hak-hak yang melekat pada dirinya merupakan bagian dari hak asasi manusia. Sesuai dengan prinsip-prinsip yang dinyatakan dalam piagam PBB(Perserikatan Bangsa-Bangsa), hak anak berarti hak asasi untuk anak, yaitu merupakan pengakuan atas martabat yang melekat dan tidak dapat dicabut oleh siapapun. Anak-anak berhak untuk hidup, memperoleh pendidikan, kesehatan, perlindungan, dan hak untuk menyatakan pandangannya secara bebas dalam semua hal yang mempengaruhi kehidupannya.
Hak anak pada dasarnya sudah diatur oleh negara. Berdasarkan Pasal 28B (ayat 2) UUD 1945, yang menyatakan bahwa “setiap anak berhak atas kelangsungan hidup, tumbuh dan berkembang serta berhak atas perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi”, maka dapat dipastikan bahwa anak mempunyai hak konstitusional dan negara wajib menjamin serta melindungi pemenuhan hak anak yang merupakan hak asasi manusia (HAM).
Adapun contoh dari pelanggaran HAM terhadap anak di Indonesia adalah eksploitasi terhadap anak. Eksploitasi terhadap anak adalah mempekerjakan seorang anak dengan tujuan ingin meraih keuntungan. Pada kota-kota besar seperti Yogyakarta sering kita jumpai pengemis dan gelandangan yang masih berusia dibawah umur. Mereka dipekerjakan orang tuanya untuk mencari nafkah dengan cara misalnya mengamen,mengemis, menyemir sepatu bahkan sering kita jumpai banyak anak-anak yang melakukan tindak kriminal contohnya mencopet.
Banyak akibat atau dampak negatif yang dapat diterima dan terjadi pada anak korban            eksploitasi.Mulai dari kondisi psikis, kesehatan, maupun hal-hal lain.Seperti yang kita tahu, anak-anak korban eksploitasi tidak merasakan indahnya masa kanak- kanak mereka.Karena setiap harinya mereka hanya dituntut untuk mencari dan menghasilkan uang.

SOLUSI

                Perampasan hak asasi dapat memberikan efek yang buruk bagi anak itu sendiri. Perampasan ini dapat terjadi karena ketidakpahaman orang tua terhadap anak hak-hak anak tersebut. Dalam hal ini, dibutuhkan beberapa pihak agar pelanggaran atas HAM anak setidaknya dapat dikurangi, dan mungkin dihapus. Pemerintah saat ini harus membuat kebijakan yang kongkrit terhadap perlindungan anak. Selain itu, pemerintah juga harus merancang peraturan yang dapat mendorong, melindungi dan memenuhi hak-hak anak. Polisi harus tegas dalam menagani kasus pelanggaran dan perlindungan anak. Lembaga perlindungan anak, seperti Lembaga Swadaya Masyarakat juga harus ikut aktif mendorong, melindungi dan memberi pengawasan terhadap jalanya HAM anak.

Bahasa Jawa yang Semakin Terpinggir

 - Essay tugas Pendidikan Pancasila - 

Hakikat wawasan Nusantara yaitu cara pandang Bangsa Indonesia terhadap rakyat, bangsa dan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang meliputi darat, laut dan udara di atasnya sebagai satu kesatuan Politik, Ekonomi, Sosial, Budaya dan Pertahanan Keamanan. Sebagaimana kita ketahui indonesia merupakan negara dengan bermacam macam adat istiadat, budaya, agama bahkan bahasa. Oleh sebab itu, selain kekayaan alam yang melimpah, Indonesia juga mempunyai kekayaan udaya yang melimpah. Dengan demikian kita dituntut turut berperan aktif untuk menjaga, membela dan berjuang demi keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Seperti kita ketahui, Bahasa Jawa merupakan salah satu identitas bangsa Indonesia yang asli dimiliki oleh Suku Jawa. Namun sekarang bahasa Jawa tidak se exist dulu. Hal ini karena bahasa Jawa kalah saing dengan bahasa-bahasa lain, khususnya bahasa Indonesia dan bahasa anak gaul jaman sekarang. Anak-anak muda yang berasal dari jawa lebih suka menggunakan bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-harinya. Hal ini dikarenakan bahasa Indonesia memang bahasa resmi dan juga keadaan yang membuat mereka menggunakan bahasa Indonesia. Hal ini bukan menjadi faktor utama sehingga bahasa Jawa dilupakan.
Seperti kita ketahui, pasti anak-anak muda yang berasal dari jawa bisa untuk berbicara bahasa jawa, namun aku tidak yakin bahwa mereka dapat berbicara bahasa jawa dengan baik dan benar apalagi berbicara dengan bahasa Jawa Kromo Inggil. Pasti sedikit dari mereka yang bisa. Hal ini dikarenakan juga oleh orang tua mereka yang sebagain besar tidak mengajarkan kepada anak-anaknya untuk menggunakan bahasa jawa yang baik dan benar lebih parahnya lagi, sedikit sekali orang yang dapat menulis dengan huruf hanacaraka. Mereka yang bisa pasti hanya mereka yang masih belajar di SMP atau SMA dan ada mata pelajaran Bahasa Jawa. Lalu sebenarnya salah siapakah ini? Semua pihak mempunyai tingkat kesalahan meskipun dengan kadar kesalahan yang berbeda-beda.
SOLUSI

Oleh karena itu, saya memberi saran terutama kepada anak muda yang berasal dari Jawa untuk selalu menggunakan bahasa jawa yang baik dan benar. Kepada para orangtua yang berasal dari jawa juga sebaiknya mengajarkan kepada anaknya untuk menggunakan bahasa jawa yang baik dan benar. Pemerintah daerah juga harus mendukung akan kelestarian bahasa jawa dengan cara membuat program-program sehingga anak-anak muda mempunyai rasa nasionalisme akan bahasa Jawa.